Pengguna tidak perlu
mengakses internet terlebih dahulu dan membuka satu per satu surat yang masuk.
Pasalnya, pengguna akan terus-menerus online melalui jaringan telepon seluler
maupun wireless. Dengan begitu, pengguna bisa mengirim dan menerima email
secara real time atau tanpa jeda waktu, layaknya fitur SMS. Tarifnya pun lebih
ekonomis dibandingkan cara konvensional pull mail. Ini berkat adanya teknologi
kompresi data sehingga biaya akses menjadi lebih murah. Sebuah email berukuran
satu megabyte (MB) dapat dikompres ukurannya menjadi hanya satu persen dari
kapasitas awal—dengan tanpa mengurangi isinya.
Lampiran (attachment) email
pun bisa dibuka dengan mudah. Selain itu, Push Email BB juga menawarkan tingkat
keamanan tinggi dengan memindai setiap peredaran email.
1. Mengkonfigurasi Blackberry WebClient untuk
mengambil e-mail dari mail account lain (istilah
yang rada mirip di MD adalah MultiPOP), tapi
lewat protokol POP3 atau IMAP.
2. Mengkonfigurasi MD kita untuk mem-forward
incoming mail ke mail account di Blackberry.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar